5 Tips Atur Bujet untuk Berlibur ke Eropa Sebelum Usia 30

Kamu pasti setuju di tengah kepenatan terhadap pekerjaan, traveling merupakan pelarian yang menyenangkan. Namun untuk mencapai pelarian manis ini, tentulah dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Apalagi, jika kamu ingin jalan-jalan lintas benua, ke Eropa misalnya. Di benak kamu, mungkin mustahil untuk bisa melakukannya di usia muda. Sebenarnya, sih, kamu bisa saja mewujudkan impian ini meski gaji masih di bawah Rp7 juta. Berikut tips atur bujet agar bisa traveling ke benua berbeda sebelum mencapai usia 30 tahun.

  • Kumpulkan informasi

Ya, mulai dari sekarang cari tipsĀ traveling murah berdasarkan pengalaman orang-orang. Atau, follow akun-akun traveler di media sosial -biasanya mereka banyak memberikan informasi atau tips hemat traveling, termasuk menyediakan paket tur murah bagi kamu yang memiliki bujet terbatas.

Bikin berguna begadangmu dengan pantengin situs-situs maskapai, kadang mereka mengadakan travel fair yang menyediakan tiket dengan harga miring untuk periode penerbangan tahun berikutnya. Jadi, masih ada waktu untuk menabung biaya hidup selama berjalan-jalan.

  • Bikin target dan hitung bujet

Tentukan kapan kamu mau pergi, apakah tahun depan, dua tahun lagi, atau tiga tahun lagi. Jika dua tahun lagi, misalnya, hitung bujet yang diperlukan nantinya. Jika traveling selama 2 minggu butuh bujet Rp25juta, maka jika inflasi mencapai 10% per tahunnya, maka bujet yang diperlukan 2 tahun lagi adalah sekitar Rp30 juta.

  • Tabungan atau investasi khusus

Pisahkan tabungan khusus traveling di rekening berbeda. Atau, pilih jenis investasi yang bisa dicairkan beberapa tahun kemudian. Misalnya, investasi reksa dana pasar uang atau pendapatan tetap. Ini merupakan investasi yang paling minim risiko, namun returnnya tidak kalah dari deposito. Kamu bisa autodebit tiap bulannya dan investasi ini bisa dicairkan kapanpun -hanya butuh waktu proses pencairan sekitar 3 hari kerja.

Tanamkan prinsip ini: hindari inflasi yang rata-rata 2,5% per tahun dengan memilih produk tabungan yang bebas biaya administrasi serta suku bunga bersaing. Jika tabungan masih terbebani dengan biaya administrasi dan bunga yang kecil, maka uang yang disimpan tidak akan memberikan keuntungan tambahan.

  • Disiplin menyisihkan

Untuk traveling yang cukup jauh dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, kamu perlu disiplin menyisihkan dana tabungan. Tetapkan berapa jumlah minimum yang harus ditabung, misalnya Rp500.000 per bulan. Kamu juga harus memiliki anggaran yang efektif, di mana semua kebutuhan terpenuhi dengan baik, termasuk berbagai hal lainnya yang wajib kamu miliki di dalam keuangan (misalnya: tabungan dan investasi). Jangan menyusun sebuah anggaran yang muluk-muluk dan pada akhirnya tidak bisa dijalankan dengan baik di dalam keuangan.

Jika suatu hari mau lebih, lebih baik. Namun sebelum menabung untuk pos liburan ini, kamu sudah memenuhi pos dana darurat dan investasi, ya!

  • Alokasikan dana dari pos entertainment

Jika keuangan kamu cukup terbatasi, cobalah menabung biaya traveling dari pos entertainment. Jika tiap bulannya kamu alokasikan 10% atau 20% gaji untuk pos ini, artinya kamu harus memangkasnya menjadi 5% atau 10% saja. Kurangi nongkrong di coffee shop atau belanja online kecuali memang diperlukan. Jika merasa menderita karena tidak bisa seboros dulu akibat harus menabung, ingatlah kalau traveling memberikan manfaat lebih, yaitu pengalaman yang tak terlupakan.

Sesuai dengan pepatah, bersakit-sakit dahulu, traveling kemudian!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *